Antrean
Panduan penggunaan modul Antrean pada Dekacare
Manajemen Antrean
Panduan lengkap manajemen antrean pasien pada sistem Dekacare, termasuk tampilan utama, filter, pencarian, panggilan pasien, penerimaan, dan pembatalan antrean.
Halaman Utama Antrean
Pengantar
Halaman Utama Antrean merupakan pusat kendali manajemen antrean pasien di Dekacare. Melalui halaman ini, petugas fasilitas kesehatan dapat memantau seluruh antrean pasien yang sedang menunggu pelayanan, melakukan panggilan, menerima kunjungan, hingga membatalkan antrean secara real-time.
Halaman ini dirancang agar alur kerja pendaftaran dan pelayanan pasien berjalan cepat dan terstruktur. Setiap antrean ditampilkan dalam bentuk kartu interaktif yang memuat informasi penting pasien secara ringkas.
Hak Akses
Halaman Antrean dapat diakses oleh pengguna yang memiliki permission view antrean. Berikut peran (role) yang umumnya memiliki akses:
| Peran | Keterangan |
|---|---|
| Pendaftaran | Petugas loket pendaftaran yang menerima dan mengelola antrean pasien baru |
| Dokter | Tenaga medis yang memantau antrean pasien di poli masing-masing |
| Perawat | Tenaga kesehatan yang membantu alur pelayanan pasien |
| Kasir | Petugas pembayaran yang memantau status antrean |
| Farmasi | Petugas apotek yang menerima antrean resep obat |
| Superadmin | Administrator utama dengan akses penuh ke seluruh modul |
| Admin | Administrator fasilitas kesehatan dengan hak kelola sistem |
Catatan: Hak akses dapat dikustomisasi melalui manajemen role & permission sesuai kebijakan fasilitas kesehatan Anda.
Tampilan Kartu Antrean
Setiap antrean pasien ditampilkan dalam bentuk kartu yang memuat informasi berikut:
Informasi Utama
- Nomor Antrean — Ditampilkan dalam badge besar di sisi kiri kartu sebagai identifikasi utama urutan pasien
- Nama Pasien — Nama lengkap pasien yang terdaftar dalam antrean
- Nomor Rekam Medis (No. RM) — Ditampilkan dalam badge biru sebagai identitas unik pasien
- Dokter — Nama dokter yang dituju pasien, ditandai ikon UserCheck
- Penjamin — Jenis penjaminan pasien (BPJS, Umum, Asuransi), ditandai ikon Shield
Badge Status Ruangan & Jenis Kunjungan
- Badge Ruangan — Menampilkan nama poli atau departemen tujuan pasien dalam badge berwarna biru tua di pojok kanan atas kartu
- Badge Sumber Antrean — Menunjukkan asal pendaftaran:
MJKN— Pasien mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN (berwarna biru info)Online— Pasien mendaftar melalui kanal online lainnya (berwarna biru primer)
Status BPJS (Khusus Pasien BPJS)
Untuk pasien dengan penjamin BPJS, kartu antrean menampilkan informasi tambahan:
- Badge PCare — Menampilkan nomor antrean PCare jika pendaftaran berhasil (hijau) atau status gagal (merah)
- Badge P (Pendaftaran PCare) — Status pengiriman data ke PCare:
OK/Gagal/Processing - Badge A (Antrean FKTP) — Status pengiriman antrean ke FKTP BPJS:
OK/Gagal/Processing
Estimasi Waktu Dilayani
Setiap kartu antrean menampilkan estimasi waktu dilayani di bagian bawah kartu, ditandai dengan ikon jam (Clock). Informasi ini membantu petugas mengetahui perkiraan kapan pasien akan mendapatkan pelayanan.
Paginasi
Daftar antrean menampilkan 8 item per halaman secara default. Navigasi paginasi tersedia di bagian bawah daftar dengan fitur:
- Tombol Sebelumnya/Selanjutnya — Berpindah antar halaman
- Input Nomor Halaman — Langsung menuju halaman tertentu dengan mengetik nomor halaman
- Informasi Paginasi — Menampilkan range data (contoh: 1–8 dari 24)
Tips: Gunakan fitur pencarian dan filter untuk mempersempit daftar antrean agar lebih mudah menemukan pasien yang dicari tanpa harus berpindah halaman.
Tombol Aksi pada Kartu
Setiap kartu antrean menyediakan tombol aksi yang terletak di sisi kanan:
| Tombol | Ikon | Fungsi | Permission |
|---|---|---|---|
| Terima | CheckCircle (hijau) | Menerima antrean dan membuka sesi kunjungan pasien | accept antrean |
| Panggil | PhoneCall (kuning) | Memanggil pasien menggunakan Text-to-Speech | call antrean |
| Batalkan | XCircle (merah) | Membatalkan antrean pasien | cancel antrean |
| Resend PCare | RefreshCw (kuning) | Mengirim ulang data PCare yang gagal (khusus BPJS) | Muncul otomatis saat kondisi terpenuhi |
Catatan: Tombol aksi hanya tampil sesuai permission pengguna. Klik pada area kartu (di luar tombol aksi) akan membuka detail antrean sesuai jenis kunjungan.
Filter dan Pencarian Antrean
Pengantar
Halaman Antrean menyediakan beberapa mekanisme filter dan pencarian yang memudahkan petugas menemukan antrean pasien tertentu secara cepat. Semua filter berada di toolbar bagian atas halaman dan dapat dikombinasikan satu sama lain untuk mempersempit hasil.
Pencarian Berdasarkan No. RM atau Nama Pasien
Di sisi kiri toolbar terdapat kolom pencarian dengan placeholder “Cari no. RM atau nama pasien...”.
Cara Menggunakan
- Klik pada kolom pencarian atau langsung ketik kata kunci
- Masukkan Nomor Rekam Medis (No. RM) atau nama pasien yang ingin dicari
- Tekan tombol Enter pada keyboard untuk memulai pencarian
- Sistem akan menampilkan antrean yang sesuai dengan kata kunci
Tips: Pencarian bersifat fleksibel — Anda dapat memasukkan sebagian nama atau nomor RM. Sistem akan mencocokkan secara otomatis.
Filter Berdasarkan Loket
Filter Loket digunakan untuk menampilkan antrean berdasarkan loket (counter) pelayanan tertentu.
Cara Menggunakan
- Klik tombol dropdown berlabel “Loket” di bagian toolbar kanan
- Pilih salah satu loket yang tersedia dari daftar dropdown
- Data antrean akan dimuat ulang sesuai loket yang dipilih
- Tombol akan berubah warna menjadi biru (primary) menandakan filter aktif
Penting: Anda harus memilih loket terlebih dahulu sebelum daftar antrean ditampilkan. Jika belum memilih loket, sistem akan menampilkan pesan “Silahkan pilih loket terlebih dahulu”.
Filter Berdasarkan Ruangan
Filter Ruangan memungkinkan petugas menyaring antrean berdasarkan poli atau departemen tujuan pasien.
Cara Menggunakan
- Klik tombol dropdown berlabel “Ruangan”
- Pilih ruangan atau poli yang diinginkan dari daftar
- Pilih “Semua Ruangan” untuk menghapus filter ruangan
- Daftar antrean akan langsung difilter sesuai ruangan yang dipilih
Catatan: Daftar ruangan yang ditampilkan hanya mencakup ruangan aktif dengan jenis pelayanan rawat jalan (Poli).
Filter Berdasarkan Sumber
Filter Sumber menyaring antrean berdasarkan kanal asal pendaftaran pasien.
Pilihan Filter Sumber
| Opsi | Keterangan |
|---|---|
| Semua Sumber | Menampilkan seluruh antrean tanpa filter sumber |
| MJKN | Menampilkan antrean pasien yang mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN |
| Online | Menampilkan antrean pasien yang mendaftar melalui kanal online lainnya |
Cara Menggunakan
- Klik tombol dropdown berlabel “Sumber”
- Pilih salah satu opsi sumber
- Daftar antrean akan langsung difilter sesuai sumber yang dipilih
Tombol Reset Filter
Tombol Reset berwarna kuning (gradient-warning) berfungsi mengembalikan seluruh filter ke kondisi awal.
Cara Menggunakan
- Klik tombol Reset (ikon panah melingkar) di toolbar kanan
- Sistem akan:
- Mengosongkan kolom pencarian
- Menghapus filter loket yang dipilih
- Menghapus filter ruangan
- Menghapus filter sumber
- Memuat ulang data antrean dari awal
Tombol Refresh Data
Tombol Refresh (ikon panah melingkar dua arah) berfungsi memuat ulang data antrean tanpa mengubah filter yang sedang aktif.
Cara Menggunakan
- Klik tombol Refresh di ujung kanan toolbar
- Ikon akan berubah menjadi spinner saat data sedang dimuat
- Data antrean akan diperbarui dengan tetap mempertahankan halaman dan filter aktif
Tips: Gunakan tombol Refresh secara berkala untuk memastikan data antrean selalu terkini, terutama saat terjadi pendaftaran pasien baru.
Kombinasi Filter
Semua filter dapat dikombinasikan secara bersamaan. Berikut contoh skenario:
| Skenario | Filter yang Digunakan |
|---|---|
| Mencari pasien BPJS di Poli Umum | Loket + Ruangan: Poli Umum + Sumber: MJKN |
| Mencari pasien tertentu di semua loket | Pencarian nama/No. RM |
| Melihat semua antrean online | Loket + Sumber: Online |
Panggil Pasien
Pengantar
Fitur Panggil Pasien memungkinkan petugas memanggil pasien ke loket pelayanan menggunakan teknologi Text-to-Speech (TTS). Dengan fitur ini, sistem akan mengumumkan nama pasien, tujuan ruangan, dan loket yang dituju secara otomatis melalui speaker komputer atau perangkat audio yang terhubung.
Fitur ini menggantikan panggilan manual dan membantu menciptakan suasana pelayanan yang lebih profesional serta teratur.
Persyaratan
| Persyaratan | Keterangan |
|---|---|
| Permission | Pengguna harus memiliki permission call antrean |
| Browser | Browser harus mendukung Web Speech API (Chrome, Edge, Firefox terbaru) |
| Loket | Loket harus dipilih terlebih dahulu sebelum memanggil pasien |
| Audio | Perangkat harus memiliki speaker atau output audio aktif |
Cara Memanggil Pasien
- Pastikan Anda telah memilih Loket pada dropdown filter di toolbar
- Temukan kartu antrean pasien yang ingin dipanggil
- Klik tombol Panggil (ikon telepon berwarna kuning) pada kartu antrean
- Sistem akan melakukan proses berikut secara berurutan:
- Mengirim request ke server untuk mencatat panggilan dan memperbarui loket tujuan
- Memperbarui informasi loket pada kartu antrean
- Memainkan suara dingdong sebagai tanda awal pengumuman
- Mengumumkan panggilan menggunakan Text-to-Speech dalam Bahasa Indonesia
Format Pengumuman Suara
Pengumuman suara yang dihasilkan mengikuti format baku berikut:
“Panggilan kepada [nama pasien], dengan tujuan [nama ruangan], silahkan ke [nama loket]”
Contoh Pengumuman
- “Panggilan kepada budi santoso, dengan tujuan Poli Umum, silahkan ke loket 1”
- “Panggilan kepada siti rahayu, dengan tujuan Poli Gigi, silahkan ke loket pelayanan”
Detail Teknis Pengumuman
| Elemen | Sumber Data | Format |
|---|---|---|
| Nama Pasien | antrean.pasien.nama | Huruf kecil semua (lowercase) |
| Ruangan Tujuan | antrean.ruangan.nama | Sesuai data master ruangan |
| Loket | antrean.loket.name | Jika tidak diawali “loket”, otomatis ditambahkan prefix “loket” |
Suara Dingdong
Sebelum pengumuman TTS diputar, sistem akan memainkan suara dingdong terlebih dahulu. Jeda sekitar 2,25 detik diberikan antara dingdong dan pengumuman suara agar pendengar siap menerima informasi.
Sinkronisasi BPJS
Untuk pasien dengan penjamin BPJS, sistem secara otomatis mengirimkan notifikasi panggilan ke layanan antrean BPJS setelah panggilan lokal berhasil. Proses ini berjalan di latar belakang dan tidak mengganggu pengumuman suara lokal.
Perhatian: Jika sinkronisasi panggilan ke BPJS gagal, sistem akan menampilkan pesan error dari BPJS. Kegagalan ini tidak mempengaruhi panggilan lokal yang sudah berhasil dilakukan.
Fallback Browser Tidak Mendukung TTS
Jika browser yang digunakan tidak mendukung Web Speech API, sistem akan menampilkan notifikasi:
“Browser anda tidak mendukung fitur ini — Silahkan gunakan browser lain untuk menggunakan fitur ini.”
Rekomendasi Browser
- Google Chrome (disarankan) — Dukungan TTS terbaik
- Microsoft Edge — Dukungan penuh
- Mozilla Firefox — Dukungan terbatas pada versi terbaru
Kondisi Khusus
| Kondisi | Perilaku Sistem |
|---|---|
| Loket belum dipilih | Menampilkan pesan error “Pilih loket terlebih dahulu” |
| Nama pasien tidak tersedia | Menampilkan pesan “Tidak dapat membaca nama pasien” |
| Nama loket tidak mengandung kata “loket” | Sistem otomatis menambahkan prefix “loket” |
| Nama loket tidak tersedia | Menggunakan default “loket pelayanan” |
| Proses panggilan sedang berjalan | Tombol panggil dinonaktifkan (disabled) hingga proses selesai |
Terima Antrean
Pengantar
Fitur Terima Antrean digunakan untuk menerima pasien dari daftar antrean dan secara otomatis membuka sesi kunjungan baru. Proses ini merupakan langkah penting yang menghubungkan antrean pendaftaran dengan modul kunjungan pasien di Dekacare.
Setelah antrean diterima, sistem akan membuat record kunjungan dan mengarahkan petugas ke halaman detail pasien untuk memulai pelayanan.
Persyaratan
| Persyaratan | Keterangan |
|---|---|
| Permission | Pengguna harus memiliki permission accept antrean |
| Status Antrean | Antrean harus dalam status menunggu (belum diterima) |
Cara Menerima Antrean
- Temukan kartu antrean pasien yang ingin diterima
- Klik tombol Terima (tombol hijau dengan ikon centang) pada kartu antrean
- Sistem akan menampilkan dialog konfirmasi:
“Apakah anda yakin menerima antrean nomor tiket #[nomor]?” - Klik “Terima” untuk melanjutkan atau “Tidak” untuk membatalkan
- Jika dikonfirmasi, sistem akan:
- Membuat record kunjungan baru secara otomatis
- Menampilkan notifikasi “Antrean berhasil diterima”
- Mengarahkan (redirect) ke halaman kunjungan pasien berdasarkan No. RM
Catatan: Selama proses penerimaan berlangsung, tombol Terima akan menampilkan spinner dan berubah teks menjadi “Proses...”. Tombol akan dinonaktifkan untuk mencegah klik ganda.
Peringatan BPJS Job Gagal
Untuk pasien dengan penjamin BPJS, sistem melakukan pengecekan status job BPJS sebelum menerima antrean. Jika terdapat job yang gagal, sistem akan menampilkan dialog peringatan khusus.
Alur Validasi BPJS
- Sistem memeriksa status Pendaftaran PCare dan Antrean FKTP
- Jika salah satu atau keduanya berstatus gagal, dialog peringatan ditampilkan
- Dialog menampilkan detail error dari masing-masing job yang gagal
- Petugas dapat memilih:
- “Ya, Lanjutkan” — Tetap menerima antrean meski BPJS gagal
- “Batal” — Membatalkan penerimaan untuk menangani masalah BPJS terlebih dahulu
Peringatan: Menerima antrean dengan status BPJS gagal berarti data pendaftaran atau antrean pasien belum tercatat di sistem BPJS. Pastikan Anda telah memahami konsekuensinya atau lakukan Resend PCare terlebih dahulu sebelum menerima antrean.
Contoh Dialog Peringatan BPJS
Dialog akan menampilkan informasi seperti:
- Pendaftaran PCare: [pesan error dari BPJS]
- Tambah Antrean FKTP: [pesan error dari BPJS]
Disertai pertanyaan: “Yakin ingin didaftarkan visit?”
Proses Setelah Penerimaan
Setelah antrean berhasil diterima, sistem melakukan beberapa proses secara berurutan:
| No | Proses | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Buat Record Kunjungan | Sistem membuat data kunjungan baru melalui API antrian_ruangan/terima |
| 2 | Notifikasi Sukses | Menampilkan toast “Antrean berhasil diterima” |
| 3 | Refresh Data Antrean | Data antrean dimuat ulang untuk memperbarui daftar |
| 4 | Simpan Operasi | Menyimpan operasi openKunjungan ke state aplikasi |
| 5 | Redirect ke Kunjungan | Mengarahkan ke halaman /pasien/[no_rm] untuk memulai pelayanan |
Penerimaan Antrean Apotek
Untuk antrean bertipe Apotek (jenis kunjungan 11), proses penerimaan memiliki alur tambahan:
- Setelah konfirmasi, sistem menerima antrean dengan parameter khusus (
bypass_antrian_ruangan) - Data kunjungan ID diperbarui pada detail order antrean
- Sistem membuka tampilan Summary Order Obat untuk proses dispensing farmasi
Penanganan Error
| Kondisi Error | Perilaku Sistem |
|---|---|
| Gagal membuat kunjungan | Menampilkan pesan error “Tidak dapat menerima antrean” |
| Koneksi terputus | Tombol kembali aktif, petugas dapat mencoba ulang |
| Response tidak valid | Proses dibatalkan, tidak ada redirect |
Batalkan Antrean
Pengantar
Fitur Batalkan Antrean memungkinkan petugas membatalkan antrean pasien yang sudah terdaftar dalam daftar tunggu. Pembatalan antrean biasanya dilakukan ketika pasien tidak hadir, mendaftar ulang, atau terdapat kesalahan pada data pendaftaran.
Untuk pasien BPJS, pembatalan juga disinkronisasikan ke sistem BPJS secara otomatis.
Persyaratan
| Persyaratan | Keterangan |
|---|---|
| Permission | Pengguna harus memiliki permission cancel antrean |
| Status Antrean | Antrean harus dalam status menunggu (belum diterima/selesai) |
Cara Membatalkan Antrean
- Temukan kartu antrean pasien yang ingin dibatalkan
- Klik tombol Batalkan (ikon X berwarna merah) pada kartu antrean
- Sistem akan menampilkan dialog konfirmasi:
“Apakah anda yakin membatalkan antrean nomor tiket #[nomor]?” - Klik “Ya” untuk mengonfirmasi pembatalan atau “Tidak” untuk membatalkan aksi
- Jika dikonfirmasi, sistem akan memproses pembatalan
Proses Pembatalan
Setelah konfirmasi, sistem menjalankan proses berikut:
| No | Proses | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Notifikasi Proses | Menampilkan toast “Sedang membatalkan antrean, harap tunggu...” |
| 2 | Request Pembatalan | Mengirim request ke API antrian_ruangan/batal/[id] |
| 3 | Sinkronisasi BPJS | Untuk pasien BPJS, secara otomatis membatalkan data di sistem BPJS |
| 4 | Hapus dari Daftar | Kartu antrean dihapus dari daftar tampilan |
| 5 | Notifikasi Sukses | Menampilkan toast “Antrean berhasil dibatalkan” |
Sinkronisasi Pembatalan ke BPJS
Untuk antrean pasien dengan penjamin BPJS, pembatalan antrean juga dikirimkan ke sistem BPJS. Berikut skenario yang mungkin terjadi:
Pembatalan Berhasil Sepenuhnya
Antrean berhasil dibatalkan di Dekacare dan di sistem BPJS. Petugas akan menerima notifikasi sukses.
Pembatalan Berhasil dengan Peringatan BPJS
Antrean berhasil dibatalkan di Dekacare, namun terjadi kendala saat sinkronisasi ke BPJS. Dalam kasus ini, sistem menampilkan dua notifikasi:
- Notifikasi sukses — Konfirmasi pembatalan lokal berhasil
- Notifikasi peringatan — “Pembatalan berhasil, namun terjadi masalah sinkronisasi dengan BPJS. Silakan hubungi administrator jika diperlukan.”
Peringatan: Jika muncul peringatan sinkronisasi BPJS, artinya data pembatalan belum tercatat di sistem BPJS. Petugas perlu menghubungi administrator untuk menindaklanjuti pembatalan secara manual di portal BPJS jika diperlukan.
Penanganan Error
| Kondisi Error | Perilaku Sistem |
|---|---|
| Gagal membatalkan antrean | Menampilkan pesan error “Tidak dapat membatalkan antrean”. Antrean tetap dalam daftar. |
| Koneksi terputus | Loading overlay dihilangkan, petugas dapat mencoba ulang |
| BPJS sinkronisasi gagal | Pembatalan lokal tetap berhasil, peringatan BPJS ditampilkan |
Hal yang Perlu Diperhatikan
Tips untuk Petugas:
- Pastikan Anda memverifikasi identitas pasien sebelum membatalkan antrean
- Pembatalan bersifat permanen — antrean yang sudah dibatalkan tidak dapat dikembalikan
- Jika pasien ingin mendaftar ulang setelah pembatalan, proses pendaftaran harus dilakukan dari awal
- Untuk pasien BPJS, perhatikan notifikasi peringatan sinkronisasi dan tindak lanjuti jika diperlukan
Antrean Per Jenis Layanan
Panduan antrean berdasarkan jenis layanan khusus: Apotek (Farmasi), Laboratorium, dan Radiologi. Masing-masing memiliki tampilan ringkasan dan fitur yang disesuaikan.
Antrean Apotek
Pengantar
Antrean Apotek merupakan tampilan khusus untuk mengelola antrean pasien yang memerlukan pelayanan farmasi/apotek. Antrean ini secara otomatis teridentifikasi berdasarkan jenis kunjungan 11 (Farmasi) pada data ruangan.
Ketika petugas mengklik kartu antrean bertipe apotek, sistem akan menampilkan modal ringkasan order obat yang memuat detail lengkap resep pasien, berbeda dengan tampilan detail pendaftaran untuk jenis kunjungan lainnya.
Identifikasi Antrean Apotek
Sistem mengidentifikasi antrean apotek secara otomatis berdasarkan nilai jenis_kunjungan pada data ruangan:
| Parameter | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
ruangan.jenis_kunjungan | 11 | Menandakan antrean bertipe Farmasi/Apotek |
Ringkasan Pesanan Obat
Saat kartu antrean apotek diklik, sistem menampilkan modal “Summary Order Obat” yang memuat informasi lengkap pesanan resep pasien.
Flag Kondisi Pasien
Di bagian atas modal, ditampilkan empat flag kondisi pasien dalam bentuk switch (toggle) yang bersifat read-only:
| Flag | Keterangan |
|---|---|
| Gangguan Fungsi Ginjal | Menandakan pasien memiliki gangguan fungsi ginjal yang memerlukan perhatian khusus dalam peracikan obat |
| Menyusui | Menandakan pasien sedang dalam masa menyusui |
| Hamil | Menandakan pasien sedang hamil, memerlukan penyesuaian obat |
| CITO | Menandakan pesanan obat bersifat urgent/darurat dan harus diprioritaskan |
Perhatian: Perhatikan flag-flag ini dengan seksama sebelum memproses obat. Kondisi Gangguan Ginjal, Hamil, dan Menyusui dapat mempengaruhi jenis dan dosis obat yang diberikan.
Mode Tampilan Resep
Ringkasan order obat mendukung tiga mode tampilan resep:
| Mode | Keterangan |
|---|---|
| Manual | Menampilkan tabel detail obat dengan kolom nama, jumlah, harga, dan total |
| Draw | Menampilkan gambar resep yang ditulis tangan secara digital |
| Text | Menampilkan resep dalam format teks bebas |
Detail Obat (Mode Manual)
Untuk resep mode manual, tabel menampilkan informasi detail per item obat:
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Nama Obat/Racik | Nama produk obat beserta ukuran kemasan. Obat racikan ditandai badge hijau “Racikan” disertai nama grup racikan |
| Jumlah | Jumlah unit yang diresepkan |
| Harga | Harga satuan per unit obat. Untuk obat racikan menampilkan “Rp. -” |
| Total | Total harga (harga satuan x jumlah). Untuk obat racikan menampilkan total harga racikan |
Obat Racikan vs Non-Racikan
Obat Non-Racikan
- Menampilkan nama obat lengkap dengan ukuran kemasan
- Harga satuan dan total dihitung secara langsung
- Ditampilkan sebagai baris tunggal dalam tabel
Obat Racikan
- Ditandai dengan badge hijau bertuliskan “Racikan” disertai nama grup racikan
- Total harga ditampilkan pada baris utama
- Detail komposisi racikan (bahan-bahan) ditampilkan sebagai sub-baris (expandable) yang mencakup:
- Nama bahan dan ukuran kemasan
- Harga satuan per bahan (
@[harga] x [jumlah]) - Subtotal per bahan
Catatan: Detail racikan secara otomatis ditampilkan (expanded) untuk memudahkan verifikasi komposisi obat oleh petugas farmasi.
Penerimaan Antrean Apotek
Proses penerimaan antrean apotek memiliki alur yang sedikit berbeda dari antrean umum:
- Klik tombol Terima pada kartu antrean apotek
- Konfirmasi penerimaan melalui dialog
- Sistem membuat record kunjungan dengan parameter khusus
- Data kunjungan ID diperbarui pada order antrean
- Modal Summary Order Obat terbuka secara otomatis untuk memulai proses dispensing
Tips: Periksa flag kondisi pasien dan verifikasi detail obat sebelum memulai proses penyiapan obat untuk memastikan keamanan dan ketepatan pelayanan farmasi.
Antrean Laboratorium
Pengantar
Antrean Laboratorium merupakan tampilan khusus untuk mengelola antrean pasien yang memerlukan pemeriksaan laboratorium. Antrean ini teridentifikasi berdasarkan jenis kunjungan 4 (Laboratorium) pada data ruangan.
Ketika petugas mengklik kartu antrean bertipe laboratorium, sistem akan menampilkan modal ringkasan laboratorium yang memuat informasi diagnosis, dokter pengirim, serta daftar tindakan lab yang diminta.
Identifikasi Antrean Laboratorium
Sistem mengidentifikasi antrean laboratorium secara otomatis:
| Parameter | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
ruangan.jenis_kunjungan | 4 | Menandakan antrean bertipe Laboratorium |
Ringkasan Laboratorium
Saat kartu antrean laboratorium diklik, sistem menampilkan modal “Summary Laboratorium” yang memuat informasi permintaan pemeriksaan lab.
Informasi Diagnosis
Di bagian atas modal ditampilkan diagnosis pasien yang menjadi dasar permintaan pemeriksaan laboratorium.
- Diagnosa — Diagnosis klinis pasien yang ditetapkan oleh dokter pengirim. Jika belum diisi, ditampilkan teks “Diagnosa tidak diisi” dalam warna abu-abu
Dokter Pengirim
Informasi dokter perujuk/pengirim yang meminta pemeriksaan laboratorium:
- Ditampilkan dengan format lengkap: [gelar depan]. [nama] , [gelar belakang]
- Contoh: dr. Ahmad Susanto, Sp.PD
- Jika tidak tersedia, ditampilkan teks “Dokter Perujuk tidak diisi”
Flag Kondisi Pemeriksaan
Dua flag penting ditampilkan sebagai switch (toggle) read-only:
| Flag | Keterangan |
|---|---|
| CITO | Menandakan pemeriksaan bersifat urgent/darurat dan harus diprioritaskan dalam pelayanan laboratorium |
| Puasa | Menandakan pasien harus dalam kondisi puasa untuk pemeriksaan tertentu (misalnya: gula darah puasa, profil lipid) |
Perhatian: Pastikan status CITO dan Puasa sudah diverifikasi sebelum melakukan pengambilan sampel. Pemeriksaan CITO harus didahulukan, dan status puasa mempengaruhi validitas hasil pemeriksaan tertentu.
Daftar Tindakan Laboratorium
Bagian utama modal menampilkan tabel daftar tindakan yang diminta:
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Tindakan | Nama pemeriksaan laboratorium yang diminta (contoh: Darah Lengkap, GDS, Profil Lipid, dll.) |
Tabel ditampilkan dalam area scrollable dengan tinggi maksimum yang memungkinkan petugas melihat seluruh daftar tindakan meski jumlahnya banyak.
Informasi Pembuat
Di bagian bawah modal ditampilkan informasi “Dibuat oleh” yang menunjukkan petugas yang membuat permintaan pemeriksaan, lengkap dengan gelar profesi.
Alur Kerja Petugas Lab
- Buka halaman Antrean dan pilih loket yang sesuai
- Identifikasi kartu antrean bertipe Laboratorium (ditandai badge ruangan laboratorium)
- Klik kartu untuk melihat ringkasan pemeriksaan
- Verifikasi:
- Diagnosis pasien
- Dokter pengirim
- Status CITO dan Puasa
- Daftar tindakan yang diminta
- Klik tombol Terima untuk menerima antrean dan memulai proses pemeriksaan
Tips: Untuk pemeriksaan dengan flag CITO aktif, prioritaskan penerimaan antrean tersebut agar pasien segera mendapatkan pelayanan laboratorium.
Antrean Radiologi
Pengantar
Antrean Radiologi merupakan tampilan khusus untuk mengelola antrean pasien yang memerlukan pemeriksaan radiologi (rontgen, USG, CT-Scan, MRI, dll.). Antrean ini teridentifikasi berdasarkan jenis kunjungan 5 (Radiologi) pada data ruangan.
Ketika petugas mengklik kartu antrean bertipe radiologi, sistem akan menampilkan modal ringkasan radiologi yang memuat informasi diagnosis, dokter pengirim, flag kondisi pasien, serta daftar prosedur radiologi yang diminta.
Identifikasi Antrean Radiologi
Sistem mengidentifikasi antrean radiologi secara otomatis:
| Parameter | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
ruangan.jenis_kunjungan | 5 | Menandakan antrean bertipe Radiologi |
Ringkasan Radiologi
Saat kartu antrean radiologi diklik, sistem menampilkan modal “Summary Radiologi” yang memuat informasi permintaan pemeriksaan radiologi.
Informasi Diagnosis
Di bagian atas modal ditampilkan diagnosis pasien yang menjadi dasar permintaan pemeriksaan radiologi.
- Diagnosa — Diagnosis klinis pasien. Jika belum diisi, ditampilkan teks “Diagnosa tidak diisi” dalam warna abu-abu
Dokter Pengirim
Informasi dokter perujuk/pengirim yang meminta pemeriksaan radiologi:
- Ditampilkan dengan format lengkap: [gelar depan]. [nama] , [gelar belakang]
- Contoh: dr. Siti Aminah, Sp.Rad
- Jika tidak tersedia, ditampilkan teks “Dokter Perujuk tidak diisi”
Flag Kondisi Pasien
Empat flag penting ditampilkan sebagai switch (toggle) read-only:
| Flag | Keterangan | Pentingnya |
|---|---|---|
| CITO | Menandakan pemeriksaan bersifat urgent/darurat | Pemeriksaan harus diprioritaskan |
| Puasa | Menandakan pasien harus dalam kondisi puasa | Relevan untuk pemeriksaan tertentu |
| Alergi Kontras | Menandakan pasien memiliki riwayat alergi terhadap zat kontras | Kritis — Memerlukan perhatian khusus jika prosedur membutuhkan kontras |
| Hamil | Menandakan pasien sedang hamil | Kritis — Paparan radiasi harus diminimalkan atau prosedur perlu dievaluasi ulang |
PENTING — Keselamatan Pasien:
- Alergi Kontras: Jika flag ini aktif, pastikan untuk melakukan protokol pencegahan alergi atau menghindari penggunaan zat kontras sebelum prosedur
- Hamil: Jika flag ini aktif, evaluasi ulang kebutuhan pemeriksaan radiologi. Paparan radiasi pada ibu hamil memerlukan justifikasi medis yang kuat dan persetujuan dokter pengirim
Daftar Tindakan Radiologi
Bagian utama modal menampilkan tabel daftar prosedur yang diminta:
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Tindakan | Nama prosedur radiologi yang diminta (contoh: Foto Thorax PA, USG Abdomen, CT-Scan Kepala, dll.) |
Tabel ditampilkan dalam area scrollable untuk mengakomodasi daftar prosedur yang panjang.
Informasi Pembuat
Di bagian bawah modal ditampilkan informasi “Dibuat oleh” yang menunjukkan petugas yang membuat permintaan pemeriksaan radiologi.
Perbedaan dengan Antrean Laboratorium
Meskipun tampilan ringkasan radiologi mirip dengan laboratorium, terdapat perbedaan penting:
| Aspek | Laboratorium | Radiologi |
|---|---|---|
| Flag Kondisi | CITO, Puasa | CITO, Puasa, Alergi Kontras, Hamil |
| Jenis Kunjungan | 4 | 5 |
| Judul Modal | Summary Laboratorium | Summary Radiologi |
| Pertimbangan Keselamatan | Verifikasi puasa | Verifikasi alergi kontras dan status kehamilan |
Alur Kerja Petugas Radiologi
- Buka halaman Antrean dan pilih loket yang sesuai
- Identifikasi kartu antrean bertipe Radiologi
- Klik kartu untuk melihat ringkasan pemeriksaan
- Verifikasi dengan teliti:
- Diagnosis pasien dan kesesuaian prosedur
- Dokter pengirim
- Flag Alergi Kontras — Lakukan protokol pencegahan jika aktif
- Flag Hamil — Konsultasikan dengan dokter pengirim jika aktif
- Status CITO untuk prioritas pelayanan
- Daftar prosedur yang diminta
- Klik tombol Terima untuk menerima antrean dan memulai proses pemeriksaan
Tips: Selalu lakukan verifikasi ganda (double-check) terhadap flag Alergi Kontras dan Hamil sebelum memulai prosedur radiologi. Keselamatan pasien adalah prioritas utama.
Integrasi BPJS pada Antrean
Panduan fitur integrasi BPJS pada modul Antrean, termasuk status job BPJS (PCare dan Antrean FKTP) serta fitur pengiriman ulang (resend) data PCare.
Status Job BPJS pada Antrean
Pengantar
Untuk setiap antrean pasien dengan penjamin BPJS, Dekacare secara otomatis mengirimkan data pendaftaran ke sistem BPJS melalui dua job (proses latar belakang). Status dari kedua job ini ditampilkan secara real-time pada kartu antrean, membantu petugas memantau keberhasilan sinkronisasi data dengan BPJS.
Pemahaman terhadap status job BPJS sangat penting untuk memastikan data kunjungan pasien tercatat dengan benar di sistem Jaminan Kesehatan Nasional.
Jenis Job BPJS
Setiap antrean BPJS memiliki dua job yang berjalan secara otomatis:
| Badge | Nama Job | Job Type | Fungsi |
|---|---|---|---|
| P | Pendaftaran PCare | pendaftaran_pcare | Mengirimkan data pendaftaran kunjungan pasien ke layanan PCare BPJS |
| A | Antrean FKTP | tambah_antrean_fktp | Mengirimkan data antrean ke sistem antrean FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) BPJS |
Tampilan Badge Status
Status job ditampilkan dalam bentuk badge kecil pada baris detail kartu antrean. Badge hanya muncul untuk pasien dengan penjamin BPJS (penjamin_id = 2).
Format Badge
Setiap badge menampilkan format: [Huruf]: [Status]
- P: OK — Pendaftaran PCare berhasil
- P: Gagal — Pendaftaran PCare gagal
- P: processing — Pendaftaran PCare sedang diproses
- A: OK — Antrean FKTP berhasil
- A: Gagal — Antrean FKTP gagal
- A: processing — Antrean FKTP sedang diproses
Warna Badge
| Status | Warna Badge | Keterangan |
|---|---|---|
| OK (Success) | Hijau | Job berhasil dieksekusi dan data terkirim ke BPJS |
| Gagal (Failed) | Merah | Job gagal, data tidak terkirim ke BPJS |
| Processing | Kuning | Job sedang dalam antrian proses |
| N/A | Abu-abu | Tidak ada data job tracker untuk antrean ini |
Nomor Antrean PCare
Selain badge status job, kartu antrean juga menampilkan badge PCare di area status (pojok kanan atas) yang menunjukkan nomor antrean PCare:
| Kondisi | Tampilan | Warna |
|---|---|---|
| Pendaftaran PCare sukses | PCare: [nomor] | Hijau (background hijau muda) |
| Pendaftaran PCare gagal | PCare: 0 | Merah (background merah muda) |
Detail Error BPJS
Ketika badge status menunjukkan Gagal, petugas dapat melihat detail error dengan cara:
- Hover (arahkan kursor) pada badge yang berstatus Gagal
- Sistem akan menampilkan tooltip berisi pesan error dari BPJS
- Pesan error ini berasal langsung dari respons API BPJS dan membantu mengidentifikasi penyebab kegagalan
Tips: Pesan error dari BPJS biasanya cukup deskriptif. Contoh umum: “Nomor kartu BPJS tidak ditemukan”, “Pasien tidak aktif”, “Tanggal kunjungan tidak valid”.
Validasi Status BPJS Sebelum Terima Antrean
Saat petugas menekan tombol Terima pada antrean BPJS, sistem melakukan validasi status job terlebih dahulu:
Alur Validasi
- Sistem memeriksa status Pendaftaran PCare (job type:
pendaftaran_pcare) - Sistem memeriksa status Antrean FKTP (job type:
tambah_antrean_fktp) - Jika salah satu atau keduanya gagal:
- Dialog peringatan ditampilkan dengan detail error dari setiap job yang gagal
- Petugas harus mengonfirmasi apakah tetap ingin melanjutkan penerimaan
- Jika keduanya sukses: proses penerimaan berjalan normal tanpa peringatan tambahan
Peringatan: Menerima antrean dengan status job BPJS gagal berarti data kunjungan pasien belum tercatat di sistem BPJS. Hal ini dapat berdampak pada:
- Klaim BPJS yang tidak dapat diproses
- Data kunjungan yang tidak tersinkronisasi
- Potensi penolakan klaim di kemudian hari
Disarankan untuk melakukan Resend PCare terlebih dahulu sebelum menerima antrean.
Panduan Penanganan Status Job
| Skenario | Tindakan yang Disarankan |
|---|---|
| P: OK, A: OK | Terima antrean seperti biasa |
| P: Gagal, A: OK | Coba Resend PCare terlebih dahulu. Jika tetap gagal, hubungi administrator |
| P: OK, A: Gagal | Terima antrean dengan konfirmasi. Antrean FKTP dapat di-handle manual |
| P: Gagal, A: Gagal | Coba Resend PCare. Jika gagal, konsultasikan dengan administrator sebelum menerima |
| P: Processing, A: Processing | Tunggu beberapa saat dan Refresh data. Job sedang dalam antrian proses |
Resend PCare
Pengantar
Fitur Resend PCare memungkinkan petugas mengirim ulang data pendaftaran PCare/BPJS yang sebelumnya gagal. Fitur ini sangat penting untuk memastikan data kunjungan pasien BPJS tercatat dengan benar di sistem PCare tanpa harus membatalkan dan membuat ulang antrean.
Kondisi Munculnya Tombol Resend PCare
Tombol Resend PCare tidak selalu tampil pada setiap kartu antrean. Sistem menampilkan tombol ini hanya jika seluruh kondisi berikut terpenuhi secara bersamaan:
| No | Kondisi | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Penjamin BPJS | Pasien menggunakan penjamin BPJS (penjamin_id = 2) |
| 2 | Jenis kunjungan Rawat Jalan | Ruangan memiliki jenis kunjungan 1 (Rawat Jalan/Poliklinik) |
| 3 | Ada kegagalan pengiriman | Minimal salah satu kondisi berikut terpenuhi:
|
Catatan: Tombol Resend PCare hanya muncul untuk antrean rawat jalan (jenis kunjungan 1), karena pendaftaran PCare khusus digunakan untuk layanan rawat jalan di FKTP. Antrean apotek, laboratorium, dan radiologi tidak memerlukan fitur ini.
Tampilan Tombol
Tombol Resend PCare ditampilkan sebagai tombol kecil dengan:
- Ikon: RefreshCw (panah melingkar) berwarna kuning
- Variant:
flat-warning - Tooltip: “Resend PCare” (muncul saat hover)
- Posisi: Di baris aksi kartu antrean, di samping tombol Panggil dan Batalkan
Cara Menggunakan Resend PCare
- Identifikasi kartu antrean BPJS yang memiliki status job gagal (badge P atau A berwarna merah)
- Klik tombol Resend PCare (ikon panah melingkar kuning) pada kartu antrean
- Sistem menampilkan dialog konfirmasi:
“Apakah anda yakin ingin mengirim ulang data PCare untuk antrean #[nomor antrean]?” - Klik “Ya, Kirim Ulang” untuk melanjutkan atau “Batal” untuk membatalkan
- Jika dikonfirmasi, sistem akan memproses pengiriman ulang
Proses Pengiriman Ulang
Setelah konfirmasi, sistem menjalankan proses berikut:
| No | Proses | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Disable Tombol | Tombol berubah menjadi spinner untuk mencegah klik ganda |
| 2 | Kirim Request | Mengirim request POST ke API antrian_ruangan/resend-pcare/[id] |
| 3 | Proses di Server | Server mengirim ulang data pendaftaran ke layanan PCare BPJS |
| 4 | Response | Server mengembalikan status keberhasilan pengiriman |
| 5 | Update Tampilan | Data antrean dimuat ulang untuk memperbarui status badge |
Feedback Status Setelah Resend
Pengiriman Berhasil
Jika pengiriman ulang berhasil:
- Notifikasi sukses: “Data PCare berhasil dikirim ulang”
- Data antrean di-refresh secara otomatis
- Badge status job akan berubah dari merah (Gagal) menjadi hijau (OK)
- Nomor antrean PCare akan terisi jika sebelumnya kosong
Pengiriman Gagal
Jika pengiriman ulang gagal:
- Notifikasi error dengan prefix: “INFO RESPON DARI BPJS:” diikuti pesan error dari BPJS
- Atau pesan umum: “Tidak dapat mengirim ulang data PCare” jika error tidak berasal dari BPJS
- Badge status tetap berwarna merah
Peringatan: Jika resend berulang kali gagal, kemungkinan penyebabnya adalah:
- Data pasien BPJS tidak valid (nomor kartu, status kepesertaan)
- Layanan PCare BPJS sedang mengalami gangguan
- Konfigurasi BPJS pada faskes perlu diperiksa
Hubungi administrator atau tim IT untuk penanganan lebih lanjut.
Alur Kerja yang Disarankan
Berikut adalah alur kerja yang disarankan untuk menangani kegagalan job BPJS:
- Identifikasi — Periksa badge status job (P dan A) pada kartu antrean BPJS
- Analisis — Hover pada badge yang gagal untuk melihat detail error
- Resend — Klik tombol Resend PCare untuk mengirim ulang data
- Verifikasi — Periksa apakah badge berubah menjadi hijau setelah resend
- Terima — Jika semua badge sudah hijau, terima antrean seperti biasa
- Eskalasi — Jika resend tetap gagal, hubungi administrator
Tips: Sebelum melakukan resend, pastikan koneksi internet stabil. Kegagalan pengiriman bisa disebabkan oleh masalah jaringan yang bersifat sementara.