# Kondisi Sosial

## Kondisi Sosial

Tab **Sosial dan Psikososial** digunakan untuk mencatat kondisi sosial, psikologi, dan dukungan keluarga pasien. Data ini membantu tenaga medis memahami faktor non-medis yang mempengaruhi kondisi dan pemulihan pasien.

### Hubungan dengan Anggota Keluarga

Pilih salah satu status hubungan keluarga pasien:

- **Baik** — Hubungan harmonis dengan anggota keluarga.
- **Tidak Baik** — Terdapat konflik atau hubungan kurang harmonis.
- **Lainnya** — Kondisi khusus yang perlu dijelaskan secara manual.

### Status Psikologi

Centang kondisi psikologi yang dialami pasien saat ini. Bisa lebih dari satu:

- **Tenang** — Pasien dalam kondisi emosional stabil.
- **Marah** — Pasien menunjukkan tanda-tanda kemarahan.
- **Cemas** — Pasien mengalami kecemasan.
- **Takut** — Pasien merasa ketakutan.
- **Kecenderungan Bunuh Diri** — Pasien menunjukkan tanda risiko bunuh diri.
- **Lainnya** — Kondisi psikologi lain yang tidak tercantum.

<div class="callout warning" id="bkmrk-perhatian%3A-jika-terd">**Perhatian:** Jika terdeteksi *kecenderungan bunuh diri*, segera laporkan kepada dokter penanggung jawab dan lakukan protokol penanganan sesuai standar faskes.

</div>### Status Ekonomi

Dokumentasi kondisi ekonomi pasien untuk membantu perencanaan perawatan dan penjaminan:

- Tingkat penghasilan keluarga
- Sumber pembiayaan kesehatan
- Ketersediaan dukungan finansial

### Dukungan Keluarga

Catat tingkat dukungan yang diberikan keluarga terhadap proses perawatan pasien. Informasi ini penting untuk rencana pemulangan dan perawatan lanjutan di rumah.

<div class="callout info" id="bkmrk-tips%3A-data-kondisi-s">**Tips:** Data kondisi sosial sangat berguna untuk perencanaan discharge planning, terutama pada pasien rawat inap. Isi form ini sejak kunjungan awal agar tim medis dapat merencanakan perawatan yang komprehensif.

</div>### Penyimpanan Data

Semua perubahan tersimpan otomatis saat Anda mencentang checkbox atau memilih opsi. Data riwayat dapat diakses melalui tombol **Riwayat**.