Skip to main content

Overview E-Resep

ApotekApa Itu E-Resep?

E-Resep

Halaman(Electronic apotekPrescription) untukadalah mengelolafitur resep elektronik pada Dekacare yang memungkinkan dokter dan tenaga farmasi mengelola peresepan obat secara digital. Fitur ini menggantikan resep kertas konvensional dengan alur kerja terintegrasi mulai dari input resep, validasi stok, hingga pencetakan struk resep.

E-Resep diakses melalui tab E-Resep pada halaman kunjungan pasien, atau melalui modul Apotek untuk proses dispensing oleh farmasi.

Alur Kerja Utama E-Resep

  1. Dokter membuat resep — Pada halaman kunjungan, dokter membuka tab E-Resep lalu menginput obat non-racik atau racikan sesuai kebutuhan pasien.
  2. Resep dikirim ke Farmasi — Setelah resep selesai diinput, dokter mengklik tombol Kirim ke Farmasi. Resep akan masuk ke antrean modul Apotek.
  3. Farmasi memproses resep — Petugas farmasi menerima resep, memverifikasi ketersediaan stok, menyesuaikan batch obat, lalu memproses dispensing.
  4. Cetak & selesai — Setelah selesai, farmasi dapat mencetak struk resep (e-resep)format POS/thermal atau A4) dan etiket obat.

Tampilan Utama E-Resep

Halaman E-Resep menggunakan layout dua kolom:

  • Kolom kiri (8/12) — Area input resep, termasuk tab toggle Non Racikan/Racikan, form input obat, serta tabel keranjang resep.
  • Kolom kanan (4/12) — Panel Konteks Klinis yang menampilkan diagnosa aktif, riwayat resep terakhir, interaksi obat, dan shortcut keyboard.

Bar Peringatan Alergi

Di bagian atas halaman E-Resep terdapat bar peringatan alergi yang otomatis menampilkan informasi alergi pasien dari rekam medis. Jika pasien memiliki alergi yang tercatat, bar ini akan berwarna merah dengan ikon peringatan dan daftar alergi (dikelompokkan berdasarkan tipe: Makanan, Udara, Obat). Jika tidak ada alergi, bar akan berwarna abu-abu dengan teks “Tidak ada alergi”.

Perhatian: Selalu periksa bar alergi sebelum meresepkan obat untuk menghindari reaksi alergi pada pasien.

Konteks Klinis Pasien

Panel Konteks Klinis di kolom kanan menampilkan informasi penting untuk mendukung pengambilan keputusan klinis:

  • Diagnosa Aktif (ICD-10) — Menampilkan diagnosa primer (P) dan sekunder (S) beserta kode ICD-10 dari data kunjungan saat ini.
  • Riwayat Resep — Menampilkan 5 resep terakhir pasien dengan tanggal dan jumlah item. Setiap riwayat memiliki tombol Order Ulang untuk menyalin resep sebelumnya.
  • Keyboard Shortcuts — Daftar pintasan keyboard untuk mempercepat alur kerja (Ctrl+K untuk cari obat, Ctrl+J untuk pindah tab, Ctrl+Enter untuk simpan, dll).

Pengaturan Resep

Di bagian atas form E-Resep terdapat beberapa pengaturan penting:

  • Ruang Farmasi (Depo) — Pilih depo farmasi tujuan pengiriman resep.
  • Tanggal — Tanggal dan waktu resep (otomatis terisi waktu saat ini).
  • Checkbox klinis — Tandai jika pasien memiliki kondisi: Gangguan Ginjal, Menyusui, Hamil, atau CITO (prioritas).
  • Paket Resep — Pilih dan terapkan paket resep yang sudah disimpan sebelumnya untuk mempercepat input resep rutin.

Mode Input Resep

E-Resep mendukung tiga mode input:

  1. Normal (Manual) — Input obat secara terstruktur menggunakan form digital. Mendukung obat non-racik dan racikan.
  2. Teks Bebas — Tulis resep dalam bentuk teks bebas, cocok untuk resep sederhana atau catatan tambahan.
  3. Gambar (Pen) — Tulis resep secara manual menggunakan pena digital pada kanvas, mirip menulis resep di kertas.

Hak Akses

Fitur E-Resep dapat diakses oleh pengguna dengan peran berikut:

  • Farmasi — Akses penuh untuk memproses, verifikasi, dan dispensing obat.

    resep.
  • Superadmin

    Fitur Utama:

    Akses
      penuh ke seluruh fitur termasuk konfigurasi.
    • DaftarAdmin e-resep masukAkses dari dokter
    • Proses dispensingpengelolaan dan verifikasimonitoring obatresep.
    • Dokter
    • Cetak etiketAkses dan strukinput resep pada halaman kunjungan pasien.

    Tips:

Gunakan tombol Panduan E-Resep (ikon tanda tanya) di halaman E-Resep untuk memulai tur interaktif yang menjelaskan setiap bagian antarmuka secara langsung.