Input Hasil Lab
Pengantar
Halaman Input Hasil Lab digunakan oleh petugas laboratorium untuk memasukkan hasil pemeriksaan berdasarkan order yang telah dikirim oleh dokter. Setiap tindakan laboratorium memiliki parameter-parameter spesifik yang harus diisi, lengkap dengan nilai normal dan satuan pengukuran sebagai acuan. Sistem menyediakan validasi otomatis untuk menandai hasil yang berada di luar rentang normal.
Hak Akses
Fitur input hasil lab dapat diakses oleh:
- Analis Laboratorium — memasukkan dan mengelola hasil pemeriksaan
- Dokter — melihat dan memvalidasi hasil
- Superadmin / Admin — akses penuh termasuk koreksi data
Langkah-langkah Input Hasil Lab
1. Buka Halaman Hasil Laboratorium
Dari modul laboratorium, buka order lab yang akan diinput hasilnya. Sistem akan menampilkan tampilan Hasil Lab dengan daftar tindakan yang telah di-order dalam format accordion. Setiap tindakan dapat dikembangkan untuk melihat parameter pemeriksaan.
2. Pilih Tindakan Pemeriksaan
Klik pada header tindakan untuk membuka panel parameter. Tindakan pertama secara default sudah terbuka. Setiap tindakan menampilkan informasi:
- Nama tindakan — jenis pemeriksaan yang dilakukan
- Waktu order — tanggal dan jam permintaan dibuat
- Status — Belum Isi Hasil (oranye) atau Sudah Isi Hasil (hijau)
3. Input Parameter Hasil
Untuk setiap tindakan, tabel parameter menampilkan kolom-kolom berikut:
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Parameter | Nama parameter pemeriksaan (misalnya: Hemoglobin, Leukosit, Trombosit) |
| Nilai Normal | Rentang nilai referensi normal untuk parameter tersebut |
| Satuan | Satuan pengukuran (misalnya: g/dL, /uL, mg/dL) |
| Hasil | Kolom input untuk memasukkan hasil pemeriksaan |
| Keterangan / Catatan | Kolom opsional untuk catatan tambahan terkait hasil |
Ketik nilai hasil pada kolom Hasil untuk masing-masing parameter. Sistem akan menyimpan secara otomatis setelah Anda berhenti mengetik (auto-save dengan jeda 800 milidetik).
Tips: Jika nilai hasil berada dalam rentang normal, kolom akan ditandai valid (hijau). Jika di luar rentang normal, kolom akan ditandai sebagai abnormal (merah) untuk memudahkan identifikasi.
4. Tambahkan Catatan (Opsional)
Pada kolom Keterangan / Catatan, tambahkan informasi tambahan jika diperlukan, misalnya kondisi sampel, catatan teknis, atau rekomendasi pemeriksaan ulang.
5. Isi Form Tindakan (Sidebar Kanan)
- Dokter Analis — Pilih dokter penanggung jawab analisis dari dropdown. Sistem akan otomatis memilih dokter jika hanya tersedia satu opsi.
- Catatan — Tulis catatan umum terkait order lab ini (misalnya: “Sampel diterima dalam kondisi baik”).
6. Finalisasi Order
Setelah seluruh parameter terisi, klik tombol Finalisasi untuk menyelesaikan order lab. Setelah difinalisasi, hasil tidak dapat diedit lagi kecuali oleh admin.
Perhatian: Pastikan seluruh hasil sudah benar sebelum finalisasi. Setelah difinalisasi, perubahan hanya dapat dilakukan oleh pengguna dengan hak akses admin.
Hasil Patologi Anatomi
Untuk pemeriksaan Patologi Anatomi dan Sitologi, sistem menyediakan tab terpisah:
- Tab Hasil Patologi — untuk memasukkan hasil pemeriksaan jaringan (histopatologi)
- Tab Hasil Sitologi — untuk memasukkan hasil pemeriksaan sel (sitologi)
Kedua tab ini memiliki form input tersendiri dengan field deskriptif yang lebih panjang, sesuai kebutuhan pelaporan patologi.
Catatan Penting
- Akurasi data: Pastikan setiap nilai hasil dimasukkan dengan benar. Kesalahan input dapat berdampak pada diagnosis dan tindakan medis selanjutnya.
- Auto-save: Sistem menyimpan perubahan secara otomatis. Tidak perlu menekan tombol simpan setiap kali mengisi satu parameter.
- Cetak hasil: Setelah finalisasi, hasil lab dapat dicetak menggunakan tombol cetak yang tersedia. Format cetak mencakup identitas pasien, detail pemeriksaan, dan tanda tangan dokter.
- Kirim via WhatsApp: Hasil lab yang sudah final dapat dikirim langsung ke pasien melalui WhatsApp.