Surat Keterangan Sakit
Ringkasan
Fitur Surat Keterangan Sakit menghasilkan dokumen resmi yang menyatakan bahwa seorang pasien memerlukan istirahat karena kondisi kesehatannya. Surat ini dicetak dalam format A4 dengan kop surat fasilitas kesehatan dan tanda tangan dokter secara elektronik.
Informasi pada Surat Keterangan Sakit
Kop Surat
- Logo Fasilitas Kesehatan — Ditampilkan di bagian kiri atas.
- Nama Fasilitas Kesehatan — Judul utama kop surat.
- Alamat dan Telepon — Informasi kontak faskes.
- Garis pembatas — Garis tebal pemisah antara kop surat dan isi surat.
Identitas Surat
- Judul: SURAT KETERANGAN SAKIT
- Nomor Surat — Nomor referensi surat.
Data Pasien
- Nama — Nama lengkap pasien (ditampilkan tebal).
- Tempat/Tgl Lahir — Tanggal lahir dalam format DD-MM-YYYY.
- Jenis Kelamin — Laki-laki atau Perempuan.
- No RM — Nomor Rekam Medis.
- Alamat — Alamat lengkap pasien.
- Pekerjaan — Pekerjaan pasien (jika tersedia).
Detail Istirahat
- Alasan istirahat — Keterangan medis mengapa pasien perlu istirahat.
- Lama istirahat — Durasi istirahat yang dihitung otomatis dari tanggal mulai dan selesai.
- Tanggal mulai — Tanggal mulai istirahat (format: DD MMMM YYYY).
- Tanggal selesai — Tanggal selesai istirahat.
Tanda Tangan
- Tanggal surat — Tanggal penerbitan surat.
- QR Code — Tanda tangan elektronik dokter berupa QR code yang berisi informasi verifikasi.
- Nama Dokter — Nama dokter pemeriksa yang menandatangani.
Cara Mencetak Surat Keterangan Sakit
- Buka halaman Kunjungan pasien yang bersangkutan.
- Pada bagian surat-menyurat, pilih Surat Keterangan Sakit.
- Isi detail surat: nomor surat, alasan sakit, tanggal mulai dan selesai istirahat.
- Klik tombol Cetak untuk mencetak surat.
Format Cetakan
- Jenis: Dokumen A4
- Layout: Format surat resmi dengan kop surat, isi, dan tanda tangan
- Printer: Printer standar A4 (inkjet/laser)
QR code pada surat berfungsi sebagai verifikasi keaslian dokumen. QR code berisi informasi: nama faskes, nama dokter penandatangan, dan tanggal penerbitan surat.