Skip to main content

Edukasi

Edukasi

Tab Edukasi Pasien digunakan untuk mendokumentasikan edukasi yang diberikan kepada pasien atau keluarga selama kunjungan. Dokumentasi edukasi merupakan bagian penting dari standar akreditasi fasilitas kesehatan.

Kesediaan Menerima Informasi

Langkah pertama adalah menanyakan kesediaan pasien atau keluarga untuk menerima edukasi:

  • Tidak — Pasien/keluarga menolak menerima edukasi. Catat alasannya.
  • Ya — Pasien/keluarga bersedia menerima edukasi.

Hambatan Edukasi

Jika terdapat hambatan dalam proses edukasi, centang faktor penghambat yang sesuai:

  • Pendengaran — Gangguan pendengaran yang menghambat komunikasi.
  • Penglihatan — Gangguan penglihatan yang menghambat membaca materi edukasi.
  • Fisik — Keterbatasan fisik yang mempengaruhi proses edukasi.
  • Bahasa — Perbedaan bahasa antara edukator dan pasien.
  • Budaya — Faktor budaya yang mempengaruhi penerimaan edukasi.
  • Lainnya — Faktor hambatan lain yang tidak tercantum, bisa diisi secara manual.

Materi Edukasi

Dokumentasikan jenis edukasi yang diberikan dengan mencentang opsi yang sesuai:

  • Edukasi tentang penyakit dan kondisi pasien
  • Edukasi penggunaan obat
  • Edukasi nutrisi dan diet
  • Edukasi rehabilitasi dan latihan
  • Edukasi pencegahan dan gaya hidup sehat

Konfirmasi Pemahaman

Setelah edukasi diberikan, catat tingkat pemahaman pasien/keluarga:

  • Memahami — Pasien/keluarga memahami materi edukasi.
  • Perlu diulang — Diperlukan edukasi ulang di kunjungan berikutnya.

Tips: Dokumentasi edukasi yang lengkap akan membantu dalam proses akreditasi dan menjadi bukti bahwa faskes telah memenuhi kewajiban edukasi kepada pasien.

Penyimpanan Data

Data edukasi tersimpan otomatis setiap kali checkbox atau radio button diklik. Riwayat edukasi dari kunjungan sebelumnya dapat diakses melalui tombol Riwayat.