Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Fisik
Tab Pemeriksaan Fisik digunakan untuk mendokumentasikan hasil pemeriksaan fisik pasien secara sistematis per organ/sistem tubuh. Form ini menggunakan format checkbox yang memudahkan pengisian cepat dengan opsi "dalam batas normal" atau temuan abnormal spesifik.
Pemeriksaan Kepala
Dokumentasi temuan pemeriksaan kepala:
- Dalam batas normal — Tidak ditemukan kelainan.
- Othorea — Cairan keluar dari telinga.
- Konjungtiva anemis — Tanda anemia pada mata.
- Sklera ikterik — Kekuningan pada mata (tanda masalah hepar).
- Rhinorea — Cairan keluar dari hidung.
- Lainnya — Temuan lain yang tidak tercantum.
Pemeriksaan Leher
- Dalam batas normal
- Kaku kuduk — Kekakuan pada leher (tanda meningitis).
- Pembesaran kelenjar tiroid
- Pembesaran kelenjar getah bening
- Lainnya
Pemeriksaan Thoraks
- Dalam batas normal
- Perkusi redup — Suara perkusi abnormal.
- Ronkhi — Suara napas abnormal.
- Suara napas menurun
- Wheezing — Suara mengi.
- Bunyi jantung murmur
- Lainnya
Pemeriksaan Abdomen
- Dalam batas normal
- Nyeri tekan — Nyeri saat ditekan.
- Distensi abdomen — Perut kembung/membesar.
- Shifting dullness — Tanda adanya cairan di perut.
- Bising usus abnormal
- Lainnya
Pemeriksaan Ekstremitas
- Dalam batas normal
- Edema — Pembengkakan.
- Deformitas — Kelainan bentuk.
- Kekuatan otot abnormal
- Akral dingin — Ujung jari/kaki dingin.
- CRT > 2 detik — Capillary Refill Time lambat.
- Lainnya
Tips: Untuk pemeriksaan cepat, centang "Dalam batas normal" pada setiap bagian yang tidak ditemukan kelainan. Hanya detail abnormalitas yang perlu didokumentasikan secara spesifik.
Panel Khusus
Selain pemeriksaan fisik umum, tersedia panel pemeriksaan khusus untuk spesialisasi tertentu:
- Pemeriksaan Gigi — Odontogram dan status gigi geligi.
- Pemeriksaan Mata — Visus, segmen anterior, dan funduskopi.
- Pemeriksaan Obsgyn — Pemeriksaan obstetri dan ginekologi.
Tombol Riwayat
Klik tombol Riwayat pada header form untuk melihat hasil pemeriksaan fisik dari kunjungan-kunjungan sebelumnya melalui sidebar.
Penyimpanan Data
Setiap perubahan checkbox atau input teks akan tersimpan otomatis. Data pemeriksaan fisik terhubung dengan sistem rekam medis elektronik dan dapat diakses kembali kapan saja.
Perhatian: Dokumentasi pemeriksaan fisik merupakan komponen penting rekam medis yang bernilai hukum. Pastikan semua temuan didokumentasikan secara akurat dan lengkap.